“Khairunnas anfauhum, sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang memberi manfaat bagi orang lain.”


Showing posts with label Just love Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Just love Indonesia. Show all posts

Saturday, 31 March 2012

Neraka Dunia


Neraka Dunia

Kong kaling kong
Itu warna dunia kita
Penuh tipu muslihat
Sangat menarik

Neraka… Neraka… Neraka…
Tidakkah kalian sadari kita telah menjumpainya?
Tuhan  telah banyak menegur dengan caraNya
Pernahkah kita mengindahkannya?

Beliung, hujan badai, banjir bandang, gempa, gunung meletus, kecelakaan, wabah penyakit, kelaparan
Tidakkah itu cukup membukakan mata lebar-lebar…
Tidakkah itu cukup memiriskan hati…
Tidakkah itu cukup menyadarkan kita bahwa Tuhan murka, murka, sangat murka

Wahai manusia…
Dimanalah kita pada akhirnya berada
Mengapa begitu giat melakukan kejahatan
Mengapalah menjadikan iblis sebagai teman
Padahal banyak malaikat di sekeliling kita

Tidakkah neraka dunia cukup membuat kita ketakutan akan neraka akhirat?

Sepucuk Surat Untuk Indonesia


Sepucuk Surat Untuk Indonesia

Sepucuk surat untuk Indonesiaku
Setangkup harapan untuk negaraku
Sekeping rindu dariku untukmu negeri Indonesia

Jauh ku menghilang, akankah kembali, ah tak taulah
Bagaimanakah wajah Indonesiaku kini?
Hitam, putih, atau abu-abu seperti dulu?

Kutinggalkan dunia penuh ketidakberdayaan, lemah, terlalu lemah
Masihkan Justisia tinggal disana?
Ataukah kini Indonesiaku hidup dalam neraca justis yang timpang?

Aku kan kembali, nanti, ketika aku cukup berkuasa untuk merubahmu
Ssstt, aku sedang membangun disini
Membangun mimpi dan kekuatan untuk mencerahkan wajah Indonesiaku

Berapa Harga Keadilan?


Berapa Harga Keadilan?

Berapakah harga keadilan itu?
Haruskah kubayar dengan darah?
Berapakah harga keadilan itu?
Haruskah mati untuk mendapatkannya?

Dimanakah supremasi yang engkau elu-elukan wahai negaraku?
Dimanakah janji perlindungan itu?
Saat kami terpuruk dalam ketidakberdayaan
Adakah engkau melihat, mendengar, dan merasakan?

Saat letusan melululantahkan
Saat api melalap
Saat penjara menanti
Saat napas tinggal satu-dua

DIMANAKAH KEADILAN ITU?

Dimanakah kalian saat semua terjadi?
Apakah singgasana emas begitu melenakan bahkan untuk menengok sejenak?
Berapa harga keadilan itu?
Tak ada lagikah keadilan yang gratis tanpa nominal-nominal tebal itu?
Kurindu jiwa Indonesiaku, jiwa yang membawa surga bagi bangsa